Skip to main content

Akhirnya Terungkap Penyebab Terbakarnya Tesla Model S

Akhirnya Terungkap Penyebab Terbakarnya Tesla Model S
Tiga bulan setelah insiden satu unit Model S terbakar di Cina, Tesla akhirnya merilis pernyataan tentang penyebabnya. Tesla menyebutkan melalui akun media sosial resmi pada hari Jumat. Kebakaran dipicu oleh modul baterai yang terletak di bagian depan mobil. Kebakaran Model S terjadi di area parkir di Tiongkok pada 21 April dan ditangkap oleh kamera pengawas pada pukul 20.15. Dari rekaman itu, terlihat pada awalnya bahwa unit yang diparkir adalah asap kemudian meledak sebelum akhirnya terbakar. Tesla mengatakan bahwa ia telah melakukan penyelidikan dan analisis pada baterai, perangkat lunak, data manufaktur, dan sejarah mobil. Hasil penyelidikan menemukan bahwa tidak ada sistem yang salah tetapi menemukan kejadian itu karena modul baterai. Tembakan mobil Tesla bukan yang pertama terjadi, sebelum ada insiden serupa yang melibatkan unit Tesla yang sedang didorong atau setelah kecelakaan. "Tampaknya aneh bahwa baterai, yang tidak mengisi daya, dapat terbakar sendiri," kata Tu Le, pendiri perusahaan konsultan Sino Auto Insights. Tesla pernah mengatakan bahwa mobil bermotor 10 kali lebih berisiko terbakar daripada mobil listrik. Reuters menjelaskan, Panasonic adalah pemasok baterai untuk Tesla. Meski begitu, pemasok Jepang bukanlah pemasok modul baterai yang merupakan paket berisi beberapa baterai. Setelah insiden pembakaran, Tesla merilis pembaruan perangkat lunak dalam bentuk perubahan dalam pengaturan panas dan pengaturan pengisian pada Model S dan Model X. Namun, penyebab kebakaran belum dijelaskan sampai sekarang. Keamanan mobil listrik sekarang menjadi masalah serius di Cina. Karena, Cina adalah pasar besar untuk mobil listrik di mana 1,3 juta unit telah terjual tahun lalu. Pejabat berwenang di China telah meminta produsen untuk mengumumkan penyelidikan keamanan produk pada ketahanan air, resistensi tegangan tinggi, perangkat pengisian dalam mobil dan paket baterai. Cina adalah salah satu pasar terpenting bagi Tesla, negara itu telah menyumbang sekitar 20 persen dari pendapatan tahunan perusahaan atau lebih dari US $ 2 miliar dolar. Tesla ingin meningkatkan penjualannya di Tiongkok dengan mengandalkan pabrik barunya di Shanghai. Tesla berharap dapat memproduksi 500.000 unit mobil setiap tahun. Meski begitu Tesla juga bergulat dengan perlambatan ekonomi China, tarif impor yang telah dipengaruhi oleh perang perdagangan antara Amerika Serikat telah membuat harga Tesla di cina kian kembang kempis.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar